sepertinya baru kemarin aku melihatnya.
sepertinya baru kemarin aku mengaguminya.
sepertinya baru kemarin aku malu-malu di depannya.
sepertinya baru kemarin aku salah tingkah dibuatnya.
sepertinya baru kemarin aku menempel gambarnya di lemariku.
ah. tapi ternyata itu sudah lama berlalu. sudah lama. dan rasa itu pun sudah lama hilang. yang ada hanya senyum-senyum bodoh, mengenang masa-masa itu. bodoh. yang ada hanya ikatan emosional karena nama pertama. selebihnya selesai.
aku hanya tersenyum membuka halamannya.
aku menulis hanya untuk membuang jenuh. tak lebih.
Advertisement
EYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
keep “on track”
By: superanindita on November 27, 2010
at 11:04 pm
ciyeeeehhh
By: tri handita on January 10, 2011
at 11:26 pm