Posted by: offunugroho | June 17, 2011

Seminggu impresi baik di Toyota

Bismillaahirrahmaanirraahiim.

Yak. Tidak terasa sudah seminggu sudah saya kerja praktek di Toyota ini, lengkapnya Toyota Motor Manufacturing Indonesia TMMIN. Secara resminya sih baru 5 hari di kantor, dengan 1 hari kemarin saya izin ke Bandung karena teman sealmamater saya meninggal, ya mungkin tidak usah disebutkan di sini siapanya.

Yak lagi. Sebelum saya ceritakan tentang kerja di TMMIN seperti apa, saya lebih senang bercerita dahulu tentang sejarah TMMIN, ya itung” nyicil laporan, tapi ini dalam bahasa bebasnya, haha. TMMIN ini adalah pecahannya Toyota Astra Motor yang didirikan pada tahun 1971 dengan komposisi kepemilikan 51 % Astra International, dan 49 % Toyota Motor Company (TMC) Ltd. Jepang. TAM ini tugasnya hanya marketing mobil” impor dari TMC. Pada tahun 1973 didirikan lah pabrik perakitan mobil dengan merek dagang toyota,yang bernama PT. Multi Astra, pabrik ini hanya merakit mobil” yang komponennya seluruhnya berasal dari Jepang. Jadi Mobil toyota di Indonesia saat itu tidak lagi dikirim dalam keadaan Built-Up (BU) tapi dalam keadaan Completely Knocked Down (CKD). Pada tahun 1974 PT. Multi Astra mulai beroperasi penuh. Pada tahun 1976, Toyota Mobilindo didirikan untuk mulai memproduksi beberapa komponen-komponen Mobil, terutama untuk mobil Toyota Kijang yang saat itu pula diluncurkan. Kemudian, pada tahun 1982 didirikanlah pabrik untuk memproduksi mesin mobil yang diberi nama Toyota Engine Indonesia. Read More…

Advertisements
Posted by: offunugroho | December 30, 2010

life’s saturated state

It’s an unfortunate series. when we’re feeling something is already right but the situation can not accept the hope that we have expected.

that’s it. it’s totally over. it’s very late. but i think it’s the time that i’m ready to move on to my real world, from my virtual imagination, my overexpectation, my apparent and excessive appreciation. it’s the time, that i think what you said was right. we’re too different. maybe i’m that too different from your version of common.

Posted by: offunugroho | December 16, 2010

Kembalikan Ruang Baca CC Barat 32 Kami!

Ya.

Seperti judulnya. Entah mengapa saat belajar UAS seperti sekarang, saya merasa sendirian. saya menjadi rindu masa-masa bisa belajar bareng kawan TI menjelang ujian. Dan kawan tahu, di mana markas kami? CC Barat 32. Di sana ada dulu ada meja rata yang nyaman untuk menulis, kursinya banyak, ada meja lesehan pula. Dan kami baru akan pergi sampai lampu benar-benar dimatikan pukul sebelas malam. ya kami memang menikmatinya, memberdayakan dengan sangat fasilitas kampus ini dgn maksimal. Read More…

Posted by: offunugroho | December 9, 2010

when i realize

sesuai judulnya. post ini dibuat karena saya akhirnya sadar, saya sudah sangat lama tidak menggunakan kemampuan bahasa inggris saya. dan saya pun akhirnya lupa. benar-benar tidak percaya diri lagi untuk menulis menggunakan bahasa inggris.

membuat CV saja, saya bingung. haduh, maafkan saya gini arimbi. haha.

and the other reason why i really want to write this post is that i (finally) realize something. something that actually i couldn’t tell in this occasion, because i have an exam early this morning at 9 a.m.

maybe in another time i promise to write it here.

 

Posted by: offunugroho | October 25, 2010

niat (semoga) lurus.

Allah. Aku mohon padaMu, Berikan lah aku setitik ilmu ikhlas. Kuatkan aku dengan niat awalku. Aku hanya ingin mengubah menjadi lebih baik. Jika memang bukan aku, maka tempatkan aku di tempat yang tetap membuatku bermanfaat.

Allah, kutahu ini sulit. Namun kuyakin, lebih akan sulit jika bukan aku di sana. Allah, bantulah aku untuk menghadapi semuanya,. Bantulah aku untuk melewati semua ujian tantangan ini. Allah, kuyakin jika niatku baik, tentu Engkau akan menjaga.

Lancarkanlah lisanku, lancarkan pikiranku, agar mereka semua bisa mengerti maksudku yang semoga memang benar baik.

Maka jika Engkau menghendaki, pilihkan lah yang terbaik bagiku, bagi agama ini… Karena Engkau Mahatahu. Mudahkan jangan persulit. Allaahumma yasiir wa la tu’asir.

Lancarkanlah lisanku, lancarkan pikiranku, agar mereka semua bisa mengerti maksudku yang semoga memang benar baik.

Aku berserah padaMu. Maju.

Posted by: offunugroho | October 24, 2010

seperti baru kemarin

sepertinya baru kemarin aku melihatnya.

sepertinya baru kemarin aku mengaguminya.

sepertinya baru kemarin aku malu-malu di depannya.

sepertinya baru kemarin aku salah tingkah dibuatnya.

sepertinya baru kemarin aku menempel gambarnya di lemariku.

ah. tapi ternyata itu sudah lama berlalu. sudah lama. dan rasa itu pun sudah lama hilang. yang ada hanya senyum-senyum bodoh, mengenang masa-masa itu. bodoh.  yang ada hanya ikatan emosional karena nama pertama. selebihnya selesai.

aku hanya tersenyum membuka halamannya.

aku menulis hanya untuk membuang jenuh. tak lebih.

Posted by: offunugroho | September 12, 2010

Protected: tak tersampaikan

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Posted by: offunugroho | September 12, 2010

hari raya kembali. berbuka. bukan suci.

selamat hari raya berbuka. hari raya idul fitri.

Taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum. taqabbal ya kariim.

hore. inilah hari raya idul fitri. hari raya berbuka, dari segala aktivitas shaum di bulan ramadhan. Bulan yang katanya penuh berkah, rahmat, dan ampunan. oke aku yakin itu bukan sekedar katanya. Ketika berbicara tentang Ramadhan, maka kita akan langsung terafiliasi dengan puasa, ya Ramadhan adalah bulan di mana umat Muslim diwajibkan berpuasa. dalilnya yaitu Al Baqarah 183, “Diwajibkan atas kamu berpuasa, seperti orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa.”

Nah, ini dia, Bertaqwa, adalah tujuan akhir dari puasa, seperti halnya setiap hal yang kita lakukan, rencanakan harus ada goalnya, alias goal oriented, maka berpuasa pun ada goalnya, yaitu membentuk kita menjadi manusia yang bertaqwa, atau setidaknya menuju derajat ketaqwaan. Sebelum kita bahas, tentang si goal ini, definisi bertaqwa yang umum kita terima sejak SD adalah “Bertaqwa, menjalankan segala PerintahNya, dan menjauhi segala LaranganNya.” Definisi yang simpel, mudah diingat, tetapi aplikasinya(hemm), belum tentu guru agamanya sendiri sudah memenuhinya.

Maka seharusnya inilah salah satu alasan Allah memerintahkan kita berpuasa, yaitu untuk membentuk kita menjadi manusia bertaqwa. (saya sebut salah satu, karena saya merasa tidak cukup akal untuk mengetahui, apalagi menyebutkan segala maksud di balik perintah Allah). Ramadhan, dibuat, setidaknya disebut dalam kitab, memiliki banyak peluang untuk menambang pahala sebanyak-banyaknya. Disebutkan bahwa ibadah wajib nilai pahalanya dilipatkan 70 kali, dan yang sunnah disamakan dengan pahala ibadah wajib pada bulan biasanya.terlepas dari keyakinan saya, bahwa yang berhak menentukan besar kadar pahala seseorang adalah Allah, bulan ini tetaplah menjadi bulan yang tidak biasa, ini bulan luar biasa boi. Bulan ini Allah rancang untuk merangsang kita lebih rajin beribadah, mengumpulkan pahala, memperringan langkah kaki kita mencari pahala, memudahkan kita sadar akan panggilan Illahiah Nya.Bukan karena Dia butuh kita, tetapi karena Dia sayang terhadap kita, karena Dia masih memperhatikan kita. Dia tidak meninggalkan kita barang sedetik pun. Karena Dia ingin lebih dekat pada HambaNya. Itu semua sekali lagi bukan karena Dia sekedar ingin, bukan karena Dia butuh, tetapi karena sifatNya yang Maha segala kebaikan, maka segala sifat Maha kebaikan adalah milikNya.

Bulan ini selalu saya sebut bulan katalisator menuju ketaqwaan, bulan ini diciptakan untuk menurunkan energi aktivasi peningkatan derajat taqwa kita. Bulan ini konon waktu di mana setan, sebagai pemberat energi aktivasi, dibelenggu, sehingga tak lagi membebani. Jadi saat kita merasa kita masih berat beribadah, berarti itu murni karena banyaknya pengotor dalam reaksi iman kita, sehingga untuk menaikkan derajat keimanan dan ketaqwaan, masih saja sulit, karena energi aktivasinya masih sangat besar. Hemm adakah itu kita?

Bulan Ramadhan selalu menjadi kerinduan. kerinduan bagi orang-orang yang benar-benar memanfaatkannya untuk melawan pengotor energi aktivasi reaksi peningkatan derajat ketaqwaan, dan pengikatan pahala lebih banyak.

dan tanpa sadar, bulan ini telah pergi. Oke terutama bagi saya. saya merasa bersedih melewatkan begitu saja bulan luar biasa ini. Mungkin derajat saya naik sedikit, tapi itu mungkin saja hanyalah sebuah perkiraan penghibur dari seseorang yang hina seperti saya. Yang tidak memanfaatkan Ramadhan sebaik baiknya. Ampun Ya Allah. Ya Tuhanku. Saya sungguh menyesal, telah melewati bulan ini. Saya menyesal mengapa saya sampai melewati bulan ini, bukan malah mengarunginya, bukan malah mengisinya. Saya menyesal bagaimana semua fondasi ilmu ini hanya tinggal beberapa saja, hanya tinggal kulitnya saja. Lindungi saya Ya Allah, dari segala ciri orang Munafik. Ampun Ya Allah.

Ya kawan, apakah kita, telah memenuhi amanah tujuan Ramadhan ini? apakah kita tlah menjadi lebih bertaqwa. Hanya Allah yang Tahu, tetapi kita mungkin bisa mengira dan berbaik sangka, jika kita telah mengusahakan yang terbaik. Sebaliknya, bagi yang melewatkannya, berdoalah, bersama saya, semoga masih dapat dipertemukan dengan Bulan Ramadhan selanjutnya, agar bisa menunaikan amanah tujuan dari diciptakannya bulan ini. Bulan kalatalisator reaksi peningkatan taqwa.

Di gerbang syawal ini, boleh lah kita bergembira, karena kembali berbuka, tetapi hati kita seharusnya meringis, jiwa kita harusnya rindu dengan suasana Ramadhan, dengan berkahnya, dengan peluang pahalanya, dengan dibelenggunya setan, dengan segala tetek bengek kebaikan yang diberikannya bagi seluruh ummat. Lebih berada, lebih beradab, lebih dermawan, lebih santun, lebih dalam banyak hal, yang membuat semuanya terlihat berprospek dan menguntungkan. kau tentu tahu apa maksud saya kawan. Ya, bisnis dengan Ramadhan sebagai objek dan lapaknya, sangat menguntungkan.

Di depan tulisan saya, seharusnya kata keluh, Ah, Aduh, Yaah, bukan Hore.karena kini kesempatan menambang pahala, menambah kualitas diri dengan lebih mudah, berganti dengan ajang kita kembali beraktivitas normal, berganti dengan ajang kita kembali berbuka, mungkin bahkan membuka segala kedok keRamadhanan kita selama sebulan kemarin (Na’udzubillah). Ini lah 11 bulan untuk beraksi mengaplikasikan kenaikan level kita sehingga mengumpulkan credit kenaikan selanjutnya, atau sekedar bertahan mempertahankan level keimanan dan ketaqwaan yang belum bertambah. Inilah saatnya.

Maka izinkan saya memulai perjuangan saya dengan kembali meminta maaf pada kawan kawan semua,atas segala khilaf, kesombongan, ketidakarifan, lisan maupun perbuatan. apalah saya yang masih sangat bocah ini. apalah saya tanpa maaf kalian. supaya apa, supaya perjuangan saya lebih berkah, (sedikit) lebih mudah karena beban dosa saya terhadap kalian di masa lalu sudah dihapuskan.  🙂

Ini tentang bagaimana kita menyikapinya, menunggu Ramadhan dengan mengumpulkan credit peningkat level ketqwaan, atau malah mengumpulkan penghambat peningkatan level, atau bahkan mengumpulkan pemberat penurun level kita.

Semoga Allah selalu bersama kita kawan. terutama dalam hal keimanan dan ketaqwaan. sebab kalau sampai Allah kelewat cemburu dengan dunia yang lebih kita cintai dari pada RidhoNya,  hati ini akan bebal dengan segala hidayah yang coba diberikan, begitu kitab mengajarkan.

Hari raya. hari besar. Hari ini kita idul fithri, berasal dari katan aidil ifthar, berarti kembali berbuka, bukan kembali pada fitrah. sebab kembali sucinya atau tidaknya seseorang hanya bisa dilihat dari sejauh mana ia memanfaatkan Ramadhan. maka rayakan, dengan syukur, dan usaha lebih keras 11 bulan ke depan.

offunugroho di tengah malam hari ke 3 Syawal 1431 H.

Posted by: offunugroho | September 12, 2010

sudah lama.

sudah lama aku tidak membuka blog ini. maaf membuatmu terbengkalai, wahai sahabat menulisku.

Mumpung masih lebaran, aku akan meminta maaf lahir batin kepada dirimu, dan semua sahabat-sahabatku.heu.

kenapa aku tiba-tiba ingin menulis? alasannya sederhana, karena andrea hirata dan seorang temanku. membaca tulisan-tulisan mereka, sangatlah menarik. kata-katanya memiliki keterikatan emosional dgn penulisnya, dgn settingnya, dgn objeknya. simpel, tapi brilian.

sekali lagi blog,maaf karena jarang mengisimu. Namun seharusnya kau bisa menyalahkan si handphone dan internet, karena mereka lah aku menjadi jarang menulisimu. Read More…

Posted by: offunugroho | April 6, 2010

Berawal dari sabuga

semuanya berawal dari sini, Sabuga

perjalanan panjang nan melelahkan,

mengejar mimpi atau memenuhi amanah orang tua

dengan satu cita, menaklukkan almamater tercinta ini, I T B

kini semuanya akan berakhir, hampir!

lagi-lagi di sabuga

aku akan mengakhirinya….

tapi tunggu, tak akan berakhir di sini kurasa…

karena semuanya berawal dari sini, Sabuga…

menutup lembaranku sebagai mahasiswa,

dan mengawali langkahku sebagai putra putri terbaik bangsa,

untuk Tuhanku, bangsaku, dan almamaterku…

Your journey was started here, years ago. And you will end it here, soon..

as time travels, we’re getting closer to WISUDA APRIL 2010.

(sebuah puisi untuk publikasi wisuda april MTI 2010)

Older Posts »

Categories