Bismillahirrahmanirrahiim.

Kawan. post kali ini sebenernya adalah esai tugas untuk prokm, tapi saya harap, esai ini cukup powerful, setidaknya untuk mengingatkan kita akan hidup ini, yang harusnya dibawa ke mana…

selamat membaca…

Hidup Tak Sekedar untuk Dijalani

Kehidupan adalah sebuah proses, sebuah kesempatan, yang diberikan Tuhan kepada kita, agar kita tahu siapa diri kita, siapa Tuhan kita, dan yang paling penting apa tujuan kita diciptakan. Ketika kita bertanya tentang kehidupan, saat itu juga akan muncul pertanyaan, “Apakah hidup itu perlu dimaknai?”. Pertanyaan ini mungkin untuk sekumpulan orang adalah sebuah pertanyaan retoris, tak harus dijawab, dan saya adalah salah satu orang dari sekumpulan orang tersebut. Saya berani menyebutkan bahwa itu pertanyaan retoris, karena saya sangat yakin, Tuhan menciptakan kita, sebagai makhluk hidup, bukan hanya untuk sekedar hidup, tetapi dibalik itu ada sebuah tujuan besar, yaitu mencari makna dari hidup sendiri. Atau dengan kata lain, pertanyaan ini sepenuhnya harus dijawab dengan iya. Sebagian besar orang mungkin menganggap hidup itu hanyalah sekumpulan peristiwa yang disiapkan Tuhan untuk kita, dan tugas kita hanya menjalaninya. Sebagian besar orang malah berprinsip hidup ‘go with the flow’, menjalani hidup apa adanya.  Ungkapan go with the flow, sebenarnya sebuah ungkapan yang baik, tapi ungkapan ini hanya pas, untuk orang-orang yang ingin mencari aman dalam hidupnya, hidup yang biasa, yang terkesan damai-damai saja.

Namun sahabat, yakinlah bahwa kita, manusia diciptakan Tuhan untuk menjadi seorang pemimpin, pemimpin bagi dunia, masyarakat, atau minimal menjadi pemimpin untuk dirimu sendiri. Bahkan tidak ada satu pun benda di alam semesta ini yang diciptakan Tuhan hanya untuk sebagai figuran, semua benda, semua makhluk di alam semesta ini mempunyai peran yang dapat mempengaruhi satu dengan lainnya. Sebagai contoh debu, apakah yang sahabat lihat dari debu? Mungkin hal pertama yang sahabat pikir ketika membaca kata debu, adalah kotor, membuat bersin, dan lain-lain. Namun sadarkah sahabat, dengan adanya debu, tumbuh sifat mencintai kebersihan dari seorang manusia. Dari kumpulan debu, muncul sifat rajin, minimal dimulai dari membersihkan debu yang menempel di perabotan kita. Debu, tanpa sahabat sadari telah menjadi sarana Tuhan untuk melatih kita menjadi lebih baik. Dari hal yang mungkin menurut teman-teman paling tidak penting di dunia inilah, kita dapat belajar bahwa semua hal yang  diciptakan Tuhan itu pasti bertujuan.

Read More…

Advertisements
Posted by: offunugroho | June 17, 2009

Devils inside you

saya g gitu jago nulis…jadi maaf klo tulisannya udh mah g rame, geje, dan panjang bgt…
ini tulisan saya pas kelas 2 sma…tulisan jadul, tapi semoga masih powerful…
bismillaahirrahmaanirraahiim…
“Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagi kamu, maka jadikanlah ia musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala (QS. Fâthir[35]: 6)

Semua orang dilahirkan dengan memiliki qarin(jin yg menemani setiap orang)(hadits riwayat Shahih Muslim)
Nah qarin ini bs salah satu sebab qt melakukan suatu kesalahan, tentuny dengan bisikan2ny ke dalam hati qt.
Rasul ko bs g tergoda, ia soalny beliau bersabda bahwa qarinny sudah masuk Islam.(hadits Rasulullah SAW Elfata 11 2006)

Nah klo qarin qt?
Belum tentu dia masuk Islam ky Rasulullah
Wallahu a’lam
Emang cuma qarin aj gtu yg suka ngebisikin qt hal2 jelek?
Y ngga lah qarin g slamany jelek ko tgantung qtny jg
tp lg2
wallahu a’lam
lgpula jin qt jg ky manusia ad yg shalih ad yg g
klo qt shalih dy jg insya 4WI ngikutin
sperti qarinny Rasulullah SAW

tp yg jelas mah setan lah yg pastiny bakal menggoda qt
dalam al quran,setan udh berjanji bakal menggoda anak cucu Nabi Adam a.s sampe hari kiamat
jd qt jg tmasuk yg bakal digoda
*Ya iyalah emgny qt anak syapa? masa g ad nenek moyangny…Heuheu*

perlu teman” tahu…
Setan bakal menyerang qt dr segala celah di tubuh qt
celah yg tidak terisi oleh cinta kepada 4WI(bukan lubang idung atau telinga, hehe)
Read More…

Posted by: offunugroho | March 15, 2009

Ayo Seimbangkan hidup…

Pernahkah terlintas dalam dalam pikiran teman-teman, untuk apa sebenarnya kita hidup di dunia ini? Jika pernah, beruntunglah teman-teman, karena minimal teman-teman telah menapaki satu langkah awal untuk meraih kesuksesan dalam hidup teman-teman. Memang apa hubungannya? Hubungannya adalah tentu bukan hubungan kekerabatan ataupun hubungan suami istri(apa coba…? .red), melainkan hubungan konstruktif, yaitu menggapai kesempurnaan hidup, tentulah dimulai dengan mempertanyakan arah hidup itu sendiri…Ketika mulai mempertanyakan arti hidup itu sendiri, maka itu berarti, kita sudah tak lagi apatis dengan hidup kita sendiri, maupun kehidupan secara keseluruhan…Banyak orang sukses yang menulis, bahwa mereka memulai hidupnya dari 0 lagi, dengan cara mendefinisikan hidup kembali…dan ketika itu terjawab, maka seterusnya, kita hanya tinggal memperjuangkan definisi hidup yang tadinya hanya kata-kata menjadi kenyataan… Read More…

Posted by: offunugroho | March 9, 2009

Tabungan Tak Kasat Mata

Bismillahirrahmaanirrahiim

Teman…tentu tahu sebuah hukum fisika, bernama, hukum kekekalan energi…

yaitu energi awal=energi akhir.

energi yang tersedia pada mula-mula, lalu terpakai, maka jumlahnya tak akan berubah…

yang berubah, mungkin hanyalah bentuknya, namun besarnya tetap sama.

Hukum ini tidaklah sebuah omong kosong, karena pada kenyataannya, alam semesta terbentuk, dari sebuah bola padat bermassa jenis sangat besar, yang dengan kata lain, massanya sangat sangat besar, tetapi volumenya keci, kecil sekali, konon, menurut para ahli, besarnya hanya sebesar bola tenis.

Bola tersebut bermuatan energi mahadahsyat, yang kemudian, dengan izin-Nya, energi itu meledakkan bola itu…Terus mengembang, dan mengembang, membentuk alam ini, dengan keseimbangan yang sangat presisi. Subhanallah…

Dari penemuan para ahli, yang teman-teman bisa membacanya di buku-buku astronomi, dan buku-buku ensiklopedia alam semesta, terbukalah sebuah fakta, fakta yang seharusnya meruntuhkan keyakinan kaum atheis, bahwa alam semesta ini memiliki pencipta…

Ketika alam semesta ini tercipta, apakah mungkin, semua ini terbentuk, tersusun, hanya oleh sebuah kebetulan. Dari mana energi mahadahsyat yang terdapat di dalam bola tenis alam semesta. Dari mana munculnya bola tenis itu sendiri? Hanya Tuhan lah yang mampu menciptakan, menempatkan semua itu pada tempatnya…

Kebetulan…Tak akan pernah sesempurna ini… Read More…

« Newer Posts

Categories